sebaik-baik manusia..

alhamdulillah Tuhan, dahAsz  lama nih ga ngisi blog, karena kesibukan apa gitu.. :) assalamu'alaikum guruku tersayang, yang senantiasa ada disisiku kapanpun aku memerlukannya..thanks my beloved mursyid!:)

hm..today, ke kampus rencananya mo ngurusin u kuliah di semester ini..bisa ga yah skripsi and lulus dalam waktu kurang dari setahun ini...????!!?? agak aneh untuk terealisasi..tapi, sapa tau..?hehe..

semalem denger kuliah dari minda mursyidku tersayang, tentang sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling baik akhlaknya dan paling bermanfaat untuk manusia lain. hm..ni diambil dari hadistnya Rasulullah agung SAW lho... tapi lupa lengkapnya :)

kalo uraian dari Abuyaku,,kata Abuya manusia dikatakan sebagai manusia terbaik adalah ketika ia memiliki akhlak yang paling baik. maksudnya?

ya akhlak yang terbaik tu adalah akhlak dengan Tuhan seperti kenal, cinta dan takut dengan Tuhan. dari rasa2 dengan Tuhan itulah maka nanti akan lahir berbagai kebaikan bagi dri sendiri dan juga bagi manusia lainnya. ya macam Rasulullah SAW mengenalkan Tuhan selama 13 tahun kepada para sahabat baru kemudian 10 tahun mengenalkan syariat Allah pada mereka.

hmm..kenapa sih Tuhan dulu yang mesti dikenalkan ?

yap, awalludin ma'rifatullah..awal2 agama mengenal Allah. ketika manusia telah dididik untuk memiliki hati yang kenal, cinta dan takut dengan Allah, tentu mereka akan BERIBADAH KEPADA TUHAN DENGAN PENUH PENGHAYATAN, karena mereka sudah kenal siapa yang mereka sembah, mereka tahu mereka beribadah dan hidup untuk siapa..liatlah para sahabat yang sampai-sampai kalo orang melihat mereka, mereka dikatakan gila. karena memang mereka "Gila"dengan Tuhan. artinya dah terlalu cwinttttaaaaaaa..... bangettt!

inilah yang akhirnya menjadikan para sahabat Rasulullah itu sebagai manusia mulia, luarbiasa.

kemudian paling bermanfaat bagi manusia lain. Abuya mengatakan, bahwa ketika seseorang telah berakhlak kepada Tuhan, artinya mereka sudah dalam puncak beragama, alias kesempurnaan beragama. tapi, karena akhlak mereka kepada Tuhan, maka mereka merasakan bahwa diri mereka tu sangat lemah, hina dan berdosa..padahal inilah puncak kemuliaan seorang hamba ALLAH !

lihat Rasulullah, bagaimana betapa hebat Baginda sebagai seorang manusia yang memiliki kesempurnaan akhlak, di hadapan Allah, Baginda mengatakan :"ana abdullah", aku hamba Allah...

tetapi di hadapan manusia, Rasulullah tampil sebagai pemimpin paling agung, mulia, tiada tara...

marilah kita menjadi sebaik-baik manusia. yang dapat menyelamatkan diri kita sendiri, ayah ibu, saudara-saudara dan kawan-kawan kita di dunia lagi dan di akhirat nanti dengan mulai untuk kenal Allah, mencintaiNya, takut denganNya..dengan pimpinan seorang guru mursyid.

Imam Malik berkata :"sesiapa yang tiada guru mursyid, maka syaitanlah gurunya".

semoga Tuhan sudi jadikan kita sebagai golongan manusia terbaik yang dirindui Rasulullah di akhir zaman dan dinantikan Rasulullah di syurga nanti...

ampun maaff..

                            

mon mursyid, mon mari et moi

alhmdh..terimakasih Tuhan, trimakasi guruku,,

27 oktober lalu bermula satu kehidupan baru buatku. aku mendapat hadiah besar dari Tuhan walaupun aku sebagai hambaNya, ga pernah bagi hadiah apa2 kepadaNya :(

ada seseorang yang sudi menikah denganku karena ketaatannya pada Allah, Rasul dan Pemimpin Yang Bertaqwa. redha menerima apa yang orang lain belum tentu mau menerimanya.

terasa sekali, dengan adanya kawan menjadikan adanya pemangkin untuk sama2 menagih keredhaan Tuhan. tapi walau begitu, syukurku pada Tuhan masih rendah lagi. ibadahku makin lalai...

rumah tangga syurga sebelum syurga..bagaikan rumah tangga Rasullullah, rumah tangga Abuya Ashaari Muhammad AtTamimi..

rumah tangga yang berlandaskan Tuhan. tujuan, dan penguat rumah tangga adalah Tuhan. Tuhan sama2 dicintai, suami & istri saling mengasihi beralaskan iman terhadap Allah & RasulNya..

memang telah datang kepada kita seorang utusan Tuhan yang amat dalam kasih sayangNya, amat perhatian dengan keimanan dan keselamatan kita dunia & akhirat.. diberinya kita suami/istri penyejuk dan pendidik jiwa. menikah bukan bersenang-senang saja. hiburan memang ada, tapi didikan kepada jiwa lebih ditebalkan. menikah untuk meraih cinta Tuhan. kalau sudah dapat cinta Tuhan, maka terjadilah cinta mencintai antara Tuhan dengan hamba. dengan Tuhan kita bercinta, dengan suami / istri kita berkasih sayang.

Ya Allah alangkah indahnya...

terimakasih mursyidku... terimakasih wahai suami yang Allah bagi untukku...

"wahai guruku tawadhu'mu ketara, meskipun ia rahasia..namun orang akan tahu juga, cirimu jelas bukan direka-reka..ampunkanlah wahai guruku, kesilapan anak-anakmu..moga terhindar dari neraka, menjejaki pintu syurga bersamamu.." :)

Ramadhan kali ini...

dengan rahmat dan kasih sayangNya, Tuhan jumpakan kita lagi dengan Ramadhan, sebaik-baik bulan, seagung-agung bulan.. penuh rahmat dan keampunan Tuhan.
di Indonesia kita, malam pertama Ramadhan disambut dengan guncangan gempa hebat berturut mulai dari tanggal 11 september hingga hari ini, di tv2 masih ad -break info- ; "telah tejadi gempa dengan kekuatan....."
gempa di bengkulu, padang yang merasa, hingga ke pesisir sumatra, bahkan jakarta. yang di sudirman thamrin orang2 berhamburan keluar...
hmm..Maha Besar Tuhan yang Maha Mampu untuk melakukan APA SAJA terhadap siapa saja. karena itu, Takut dengan Tuhan itu penting! kita patut takut, cemas dan harap sentiasa pembelaan dariNya..
boleh jadi Tuhan jadikan gempa yang cukup dahsyat itu untuk menyadarkan kita lagi..Tuhan mau bagi tau pada kita yang kita sedang akan hadapi ni Ramadhan, ia bulan paling agung.. bagaimanalah Tuhan sangat mengistimewakan Ramadhan, Tuhan curah2kan rahmatNya bagi mereka yang bersungguh2 beribadah di bulan Ramadhan, Tuhan buka seluas2 pintu keampunan bagi mereka yang bertaubat..Tuhan hentikan deraan siksa kubur sementara bagi kaum muslimin yang telah wafat, Tuhan belenggu syaitan2 dan iblis, agar manusia dapat fulltime dengan Allah..! Tuhan buka selebar2nya pintu syurga dan tutup dengan rapatnya pintu neraka...
begitu sekali Tuhan mengistimewakan Ramadhan agung dan mulia ini.. takkanlah kita yang hamba ini, menyambut Ramadhan bagaikan ada dan tiadanya sama saja..
padahal, banyak orang yang Tuhan tidak lagi rezkikan ia berjumpa dengan Ramadhan, ada orang yang nyawanya Tuhan ambil balik, sesaat semalam sebelum bulan puasa..atau bahkan sesaat menjelang tarawih.. Ya ALLAH, kematian itu sesuatu yang besar.. apa yang dibawa kesana dipersiapkan dari sini. mati adalah pergi tak kembali, menyesal di akhirat tiada guna..
janji Tuhan melalui sabda Rasulullah bahwa Islam akan bangkit kali kedua di akhir zaman, melalui jemaah kebenaran yang Tuhan janjikan.
kedatangan seorang penyelamat manusia, kedatangannya amat besar.. tentulah alam raya pun menyambut dengan penuh gempita akan kedatangannya. terjadilah gempa bumi, banjir dahsyat, bencana, huru hara dimana-mana.. untuk mengepung manusia agar kembalilah pada Allah..
Khalifah Rasulullah, Muhammad kedua...yang dirintis oleh seorang Pemuda dari Bani Tamim...ia menyatakan, menzahirkan kebenaran dan tidak dapat dikalahkan oleh musuh2nya, karena dibelakangnya ada Tuhan..
semua manusia sudah jemu dengan suasana yang ada, yang tidak pun menyelamatkan manusia di dunia, lagilah di akhirat. manusia sudah jemu dengan perbalahan, pergaduhan dan peperangan.. manusia inginkan kasih sayang, kasih sayang sejati dari seorang pemimpin penyelamat manusia...
Tuhan, datangkanlah segera Penyelamat yang Engkau janjikan.. agar selamat semua manusia dalam keadaan mencintai dan redha denganMu...

wah..liburan kuliah! hurai! seneng bngt gw..sjenak lepaskan penat..thanks GOD! Tuhan jadikan smester ni aku g ngambil SP..Yah,gpp lah,jd bisa k0nsen d t4 ASZ ku :) tenang meyakinkan..2bln blakangan,byk banget hal2 yg tjadi..jd menginsafkan kt lg sbg hambaNya..wah,aku bru aj khlangan kk ku,t4 curhatku..pmimpnku,K'aMr..miss u so..mg Tuhan t4kan mu disisi yg mulia..

Sayunya Hati Abuya..

Alangkah sayunya hatiku... bila aku melihat akan bangsaku... kasih sayang sudah musnah... perpaduan sudah punah... bahkan berlaku di dalam bangsaku... perpecahan dan tipu - menipu... kasih sayang sudah tidak lagi dipeduli... masing - masing hidup cara sendiri... oh..alangkah malang nasib bangsaku, mencoba bersatu tapi tak mampu... malah makin menjauhkan antara satu sama lain... karena kita hanya tahu menggunakan akal semata, Tuhan tidak dibawa bersama, Tuhan tidak diambil kira... sebenarnya kunci segalanya bila kita mencintai Tuhan... mencintai Tuhan, perpaduan dan kasih sayang pasti Tuhan akan segera wujudkan... marilah kita semua mencintai Tuhan kita... agar bangsa dan juga negara bersatu dan berpadu lagi... ampunan Tuhan menaungi bumi Tuhan diRahmati... kasih sayang berbunga lagi... semua insan hidup harmoni... wahai Tuhan... datangkan segera penyelamat bagi kami semua... menyatukan bagsa dan juga negara.... semoga hidup aman bahagia (ASZ)

Tuhanku,manusia sudah lama hidup dalam dunia yg amat menipu,tiada arah tanpa pimpinan. Jadikanlah hati-hati kami, hati yang merindukan datangnya penyelamat akhirzaman, Imamul Mahdi dengan diawali dahulu oleh Putera Bani Tamim yang telah zahir bersama kami di masa ini..

Didikan Tuhan Terhadap Hamba-hambanya

Kerja Tuhan pada kita..

Kadang-kadang ujian kesusahan kepada seseorang hamba itu,

sangat mendidik dan menjadi pengajaran

Di situlah dia mendapat kesedaran, keinsafan dan kebaikan

Kesedaran dan keinsafan itu lebih besar ertinya

daripada kesusahan dan penderitaan

Kalau orang yang faham kesusahan dan penderitaan itu

tidak menjadi tekanan kepada jiwanya

Adakalanya kesenangan dan kemewahan itu

boleh membawa kelalaian dan kesombongan

Kelalaian dan kesombongan itu bukan lagi kebaikan

Kebaikan yang tidak menjadi kebaikan lagi pada seseorang

Kebaikan yang tidak membawa kebaikan,

itu merosakkan orang

Jadi kesusahan dan penderitaan tidak semestinya membawa kejahatan

Sepertimana kesenangan dan kemewahan tidak mesti membawa kebaikan

Kecuali orang yang benar-benar beriman,

Kesusahan dan kesenangan kedua-duanya membawa kebaikan

Kesenangan membawa keredhaan Tuhan,

kesusahan juga membawa keredhaan Tuhan

Tapi bagi orang yang lemah iman, atau tidak beriman

kedua-dua keadaan itu semuanya membawa kejahatan

Ujian kesusahan pun membawa kejahatan,

ujian kesenangan pun membawa kejahatan

Kedua-dua keadaan itu tidak membawa apa-apa kepada mereka

Bahkan mereka akan jadi perosak,

terutama kalau mereka kaya dan senang

Begitulah didikan Allah Tuhan kita kepada hamba-hamba-Nya

Hasil dan kesan didikan itu tidak sama

Kita tidak tahu dan tidak faham rahsia Tuhan,

di sebalik ujian yang diberi-Nya

"by ASZ"

rasanya, hati kta ni mmg mudah lalai ktka dpat kesenangan. tp ktk Tuhan  bg kesusahan demi kesusahan, brulah:Tuhan.....tolonglah, aku tak sanggup tanpaMu... sebenarnya rasa2 inilah yg Tuhan mau pada kta setiap waktu..

hikmah dari Tuhan

Setiap Kejadian Ada Hikmahnya

Selepas engkau berusaha belajar

Engkau tetap juga tidak menjadi orang pandai

Apakah engkau hendak menyoal Tuhan,

Mengapa engkau tidak dipandaikan?!

Allah lebih mengetahui dari engkau

Kalau engkau pandai engkau akan merosakkan diri engkau

Mungkin juga engkau akan merosakkan masyarakat engkau?!

Setelah engkau berusaha mencari kekayaan

Namun engkau miskin juga

Jangan tanya Tuhan mengapa engkau dimiskinkan?!

Allah membuat ada ukuran, ada didikan, ada pengajaran untuk keselamatan

Kalau engkau rosak juga

Ertinya engkau tidak pandai menerima keadaan

Apabila engkau sakit-sakit sahaja selepas engkau berusaha untuk sihat

Jangan rasa tidak senang dengan Tuhan

Tuhan Maha Bijaksana dari engkau

Sihat kan lebih baik?

Itu rasa engkau dan kehendak engkau

Tapi Tuhan Maha Mengetahui

Kalau engkau sihat engkau lebih jahat

Sakit itu padanlah bagi engkau

Kalau engkau rakyat jelata, tidak berpangkat, tidak berkuasa

Engkau bersedih dan merintih

Kesal tidak berkesudahan

Tidak redha dengan Tuhan

Kedudukan engkau itu padanlah dengan engkau

Mana engkau boleh jamin

Kalau engkau berpangkat dan berkuasa

Engkau berlaku adil

Apa jaminan engkau tidak menyalahguna kuasa bila berkuasa

Jika engkau selalu sahaja ditimpa bala bencana

Redhalah

Di situ mesti ada kebaikannya, percayalah

Kalau Allah tidak lakukan begitu kepada engkau

Mungkin engkau menjadi penzalim dan pengacau

Justeru itu redhalah dengan ketentuan Tuhan engkau

Allah tidak lakukan sesuatu dengan sia-sia

Allah tidak main-main dengan ciptaan-Nya

Setiap apa yang dilakukan-Nya

Ada hikmah, ada pendidikan dan ada pengajaran

Allah Maha Mengetahui

Kita tidak mengetahui 

"aku kagum betul dg rasa hati Abuya ni,mg dpt brperasaan bgitu....."

sajak Abuyaku..

Syukur Dan Taubat

Aku syukur padaMu Tuhan

di atas segala nikmat yang Engkau beri

aku bersyukur kepadaMu lagi

di atas kesyukuran itu

kerana syukur itu satu nikmat

yang bersifat maknawi dan rohani

ia adalah satu pemberian

syukur di atas kesyukuran.

Begitu juga aku bertaubat di atas dosa-dosaku

seterusnya aku bertaubat

di atas taubat-taubatku yang palsu

ertinya taubatku memerlukan taubat lagi

taubat di atas taubat

begitulah yang aku harapkan padaMu,

ingatkan aku bahwa syukur itu

adalah satu nikmat dan anugerahMu

agar aku bersyukur di atas kesyukuran itu

seterusnya ingatkan aku

bahwa taubatku adalah palsu

agar aku bertaubat di atas taubat itu

moga-moga aku tidak menipu diriku.

-Abuya ku...

hmm..

Tuhan matlamat kita

Hidup ini matlamatnya adalah Tuhan. Tuhan itu untuk dibesarkan, disanjung dan dicintai. Untuk mendapatkan perasaan itu, Tuhan beri jalan dan tunjukkan cara supaya dapat melahirkan perasaan-perasaan itu ; ada yang berbentuk ibadah asas, sunat dan umum.

Yang asas iaitu melalui ibadah yang fardhu seperti solat, zakat, haji dan lain-lain. Semoga kita dapat melahirkan perasaan tadi iaitu rasa kebesaran Tuhan dan rasa hendak puji Tuhan melalui ibadah yang asas. Kalau yang fardhu tidak cukup untuk lahirkan perasaan bertuhan itu, ia boleh dilakukan melalui perkara-perkara sunat. Ibadah yang fardhu tidak boleh di ubah mengikut kehendak kita. Ia adalah ibadah yang tetap dan wajib dilaksanakan. Ia tidak boleh di ditambah. Orang tidak rasa puas melahirkan rasa kehambaan dan rasa bertuhan itu melalui ibadah fardhu bolehlah ditambah dengan yang sunat.

Tuhan tahu ada orang yang hatinya asyik dengan Tuhan, sentiasa ingat kepada Tuhan. Jika dapat, hendaklah selalu bersama Tuhan. Ibadah yang fardhu tidak boleh ditambah bilangannya iaitu lima waktu sehari semalam. Kita tidak boleh solat fardhu 30 waktu semata-mata kerana ingin mendampingi Tuhan. Tidak boleh mengubah-ubah bagi yang fardhu. Perbanyakkanlah yang sunat bagi orang tidak merasa cukup untuk melahirkan perasaan kehambaannya dalam ibadah fardhu. Ia adalah ruang tambahan untuk melahirkan rasa hamba, cinta, takut dan lain-lain. Bagi orang yang ibadah fardhu pun sudah mengasyikkan jangan tambah fardhu tetapi tambah yang sunat. Begitulah yang fardhu dan sunat terbatas.

Selain dari fardhu dan sunat, ada ruang lain untuk yang mubah seperti makan, rehat, kerja dan lain-lain. ini jika tidak digunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, Allah masih memberi rukhsah atau pilihan kepada hamba-Nya samada hendak dilakukan atau tidak. Allah maafkan jika tidak digunakan perkara yang harus untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Sebaik-baiknya ruang-ruang ibadah yang harus juga digunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Cuma jangan digantikan dengan yang haram. Oleh itu selama 24 jam kita dalam beribadah kepada Tuhan. Itulah rahmat Tuhan agar hamba-Nya tidak berdosa. Allah telah menyediakan garis panduan dan peringatan. Terpulang kepada kita samada untuk melaksanakan atau tidak. Baiknya Tuhan kita….!

Di sini kita faham yang fardhu, yang sunat, yang mubah, semuanya dengan tujuan untuk taqarrub (mendekatkan diri) dengan Tuhan. Kalau mampu sehingga dapat merasakan kasih, takut, mabuk dengan Tuhan. Kalau hal2 itu tidak dapat datangkan perasaan-perasaan tadi, ibadah kita tiada bernilai di sisi Allah SWT. Solat,puasa, naik haji jadi debu, solat pun jadi debu sebab matlamat tidak sampai. Ibadah tidak sampai dapat melahirkan rasa kehambaan dan rasa bertuhan.

Banyak orang yang faham tentang agama,tapi mreka tinggalkan Tuhan. Ketika solat pun manusia tinggalkan Tuhan. Lagilah, semasa cari makan, manusia mudah putus hubungan dengan Tuhan. Orang sudah tidak faham peranan ibadah itu untuk melahirkan rasa kehambaan dan rasa bertuhan. Sebab itu solat banyak sekalipun tidak memberi kesan. Perangai tetap tidak berubah walaupun sudah banyak kali pergi umrah. Tuhan tidak menilai kepada banyak atau sedikit tetapi Tuhan menilai kesannya. Tuhan tidak menilai amalan lahir tetapi Tuhan melihat apa yang ada dalam hati kita. Ertinya, amalan lahir itu dapatkah melahirkan rasa cinta dengan Tuhan, rindu dengan Tuhan, rasa Tuhan itu hebat, terasa malu dan takut dengan Tuhan? Kalau rasa-rasa atau matlamat ibadah itu kita dapat, buat yang fardhu pun sudah memadai. Ertinya kalau kita tidak tahu peranan ibadah yang sebenar, jika kita ibadah pun dalam keadaan lalai. Jika tidak ibadah lebih-lebihlah lagi hati kita lalai dengan Tuhan. Ini adalah fitrah hati yang suka bergantung, memuja dan memuji satu kuasa yang luarbiasa iaitu fitrah bertuhan. Hati manusia akan mudah tersentuh bila diceritakan bab ketuhanan.

Oleh itu, dalam beribadah jangan mengejar fadhilat. Itu adalah hasil sampingan dalam ibadah. Kalau kita makan gaji, gaji asas kita mungkin 2jt saja. Bila kerja lebih masa, dapatlah tambahan 500ribu. Dalam ibadah tambahan menjadi 2jt 5rts ribu itulah fadhilat kerana kerja lebih dari masa yang diwajibkan. Ibadah asas mesti dilakukan. Jika tidak bagaimana kita hendak mengecapi fadilat ibadah? Ibadah yang sunat tidak ada erti jika yang wajib tidak dilaksanakan.

Orang kejar fadhilat mudah tertipu. Masyarakat digalakkan oleh ulama di akhir zaman ini, mengejar fadhilat ibadah sedangkan yang wajib pun tidak dilaksanakan. Masyarakat menjadi rusak. Contoh, kalau kita membaca Al Quraan. Kita mesti menanamkan dalam jiwa kita bawa setiap yang dibaca itu adalah sebagai lambang cinta Tuhan kepada kita. Allah kurniakan setiap perintah untuk diri kita dulu laksanakan. Bukan untuk diarah-arah orang lain supaya berbuat sedangkan diri sendiri tidak melaksanakannya. Kita tidak rasa ilmu al Quraan itu untuk kita tapi untuk orang. Peranan ibadah dan syariat ini telah diselewengkan oleh ahli-ahli agama.

Di zaman Khalifah Umar Ibnu Aziz, beliau telah Allah berikan peluang memerintah selama dua tahun. Selama pemerintahannya itulah juga beliau dikatakan oleh isterinya bahwa beliau tidak dapat melaksanakan ibadah yang banyak seperti khalifah-khalifah yang lain. Ini memanglah munasabah kerana seorang pemerintah mempunyai masa yang sangat terbatas di antara tanggungjawab dan bertaqqarub (mendekatkan diri) dengan Tuhan. Walaupun ibadahnya sedikit, Khalifah Umar Abdul Aziz ini mempunyai satu perasaan takutkan Tuhan bila hendak tidur. Beliau akan menggelupur takutkan Tuhan walaupun isteri ada di sebelah. Itulah kesan ibadah beliau yang sedikit. Hatinya sentiasa rasa malu dan takut dengan Tuhan. Hatinya sentiasa ingat Tuhan. Selama dua tahun zaman pemerintahannya, selama itulah beliau tidak pernah bersama dengan isterinya, Fatimah. (Hmm…)

Orang yang banyak amalan sedangkan hatinya tidak terasa takut dengan Tuhan, kesalahan itu adalah berat kerana tidak terasa berdosa. Kalau kita mencuri terasa berdosa sebab kesalahan itu boleh dinilai secara lahir. Orang yang beribadah kerana fadhilat, tidak akan dapat rasa dirinya hamba. Bahkan mungkin ia rasa layak untuk menerima ganjaran fadhilat itu. Fadhilat itu tujuannya hendak melahirkan rasa hamba. Benda yang halus dan tersirat ini sangat bahaya. Kalau hendak dinilai ibadah kita, itupun belum dapat menebus nikmat sebelah biji mata yang Tuhan berikan.

Berbuatlah kerana Tuhan. Apa saja yang kita buat samada menuntut ilmu, mengajar, berdakwah, berjuang, bertemu dan berbincang, biarlah kerana Tuhan. Selama ini apa saja yang kita lakukan tidak kerana Tuhan. Menuntut ilmu semata-mata kerana hendak pandai, hendak makan gaji, kalau tidak khatam Quran tidak boleh sunat. Sikap inilah yang mesti dibetulkan. Hidupkan semula apa yang diajar oleh Rasul. Semuanya kerana Tuhan. Sememanglah ianya sangat bertentangan dengan arus kehidupan manusia hari ini yang sangat condong ke arah keduniaan dan materialistik.

Orang dulu-dulu sangat menjaga hati agar tidak rusak dengan Tuhan. Kalau pakai baju, di dalam zuhud sementara pakaian luar sangat cantik untuk mengelakkan pujian orang atas kezuhudannya. Mereka lebih suka dikatakan sebagai orang yang berlalai dengan dunia dari pujian orang. Bimbang hatinya berbunga. Belajar saja tentang ilmu kesufian ini tidak cukup kuat untuk kita beramal jika tanpa pimpinan Tuhan. Ilmu saja tidak boleh menjadikan hati menggelupur takut kepada Tuhan seperti Khalifah Umar Abdul Aziz.

Hati yang kenal Tuhan tidak akan tenang. Walaupun kadang-kadang kita bergurau dengan manusia tetapi perasaan kenal Tuhan itu terpaksa disimpan-simpan. Bergurau itu hak manusia lain terhadap kita. Khalifah Umar Abdul Aziz tetap menjalankan tugas pemerintahan kerana ia hak rakyat. Dia bersikap normal seperti manusia lain. Perasaan kenal Tuhan itu ditahan-tahan sehingga di malam hari sewaktu bersendirian di samping isteri, baru dapat dilepaskan perasaan takutkan Tuhan itu sehingga menggelupur.

Kalau kita sedar hakikat ini macamana hati kita hendak tenang. Walaupun kadang-kadang kita bergurau sebab itu hak manusia tapi dalam hati orang tidak tahu kalau kita kenal Tuhan. Sebab itu kita cerita kisah Umar ibnu Aziz. Perasaannya mesti sampai peringkat begitu kerana dia sedang berhadapan dengan dunia, harta, perempuan, dan lain-lain. Takut dengan Tuhan itulah baju kalis peluru untuk menangkis godaan dunia yang terlalu banyak. Sebagai pemimpin, pergi mana pun orang puji. Hati yang tidak kuat bergantung dengan Tuhan tidak akan boleh bertahan dan mudah kecundang serta berbunga. Rusaklah amalan.

Melihat perempuan saja adalah seperti satu tembakan kepada hati. Belum lagi berhadapan dengan godaan dunia yang lain. Kalau tidak ada baju kalis peluru yang tebal memang habis kecundang. Kita hendaklah takut pada Tuhan. Di waktu yang sama takut juga kepada isteri, pada harta, takut pada pakaian, kereta, takut pada jawatan kita, takut dengan pujian orang, takut tentang makan-minum, godaan anak dan isteri, kawan-kawan, waktu sihat, sakit dan senang kerana itu semua peluru dunia. Kalau badan tidak kalis peluru iaitu memiliki pakaian taqwa, kalau 1000 peluru dunia yang menembak mustahil satu tidak tembus. Kalau kena satu peluru dunia saja pun sudah cukup untuk menyebabkan hati kita mati. Ini peluru maknawi yang tidak nampak. Sejauh manakah ketaqwaan kita kepada Tuhan? Setebal manakah rasa kehambaan yang berada di dalam jiwa kita? Sedalam manakah rasa bertuhan yang dimiliki oleh hati kita hingga boleh menjadi baju kalis peluru kepada peluru-peluru dunia yang bertaburan menembak sasarannya setiap waktu dan ketika?

Keredhaan Tuhan itu penting. Buatlah apa saja asalkan mengharapkan keredhaan Tuhan. Kalau Tuhan redha yang lain tidak menjadi hal. Kita mesti buat sesuatu sehingga redha Tuhan kita perolehi. Mesti ikhlaskan diri sehingga apa yang dibuat itu semuanya dalam redha Tuhan. Untuk mendapat redha Tuhan memang susah. Carilah rahmat Tuhan. Rahmat Tuhan terlalu luas dan ia tidak mengira samada amalan besar atau kecil. Harapkanlah kepada rahmat Tuhan. Lupakan segala amal kebaikan yang kita lakukan.

Itulah tanda keredhaan Tuhan. Bisikkan kepada Tuhan, Aku membuat semua ini kerana aku hendak rahmat Engkau saja, wahai Tuhan. Itulah hati orang yang mencari keredhaan Tuhan melalui rahmat-Nya. Sebab itu Rasulullah diutus sebagai pembawa rahmat ke seluruh alam. Memberi salam ke kanan selepas sembahyang adalah untuk memohon redha Tuhan untuk ke syurga. Ini bererti amal ibadah kita tidak ada erti dan sebarang nilai. Kita masuk syurga bukan kerana amal ibadah tapi di atas tiket redha dan rahmat Tuhan. Mintalah keredhaan Tuhan daripada kemurkaan-Nya. Bila Tuhan murka bererti neraka. Yang penting Tuhan redha sebab itu pohonlah keredhaan Tuhan walaupun pada ibadah sunat. Ini sangat penting supaya kita rasa bukan kerana ibadah kita selamat, tapi kerana redha Tuhan. Kalau Tuhan redha bererti berdosa pun tidak apa. Kalau Tuhan tidak redha, tidak buat dosa pun jadi masalah.

Dalam Al Quran Tuhan ada berkata, "Yang selamat ialah hamba-hamba Aku yang diikhlaskan oleh Tuhan." Tuhan tidak kata, "Yang selamat ialah hamba-hamba Ku yang ikhlas." Ikhlas itu adalah rahsia dan anugerah Tuhan. Tidak mampu hendak usahakan sendiri. Malaikat pun tidak tahu siapa yang ikhlas. Ikhlas itu ruh amal, jika tidak ikhlas tidak dikira beramallah. Kita tidak mampu hendak ikhlas kalau tidak diikhlaskan sendiri oleh Tuhan. Malaikat pun tidak tahu amalan yang dibawa itu ikhlas atau tidak. Hanya Tuhan saja yang tahu samada amalan itu ikhlas atau tidak. Muaz kata dia pun takut kerana tidak ada jaminan untuk berlaku ikhlas lalu dia bertanya kepada Rasulullah. Rasulullah SAW bersabda, "Akan mudah bila Allah mudahkan."

Ia ada kaitan dengan Tuhan, dengan rahmat dan kasih sayang Tuhan supaya seimbang dan kita tidak rasa putus asa. Saluran rahmat itu banyak. Rahmat itulah yang akan selamatkan kita. Sumber rahmat itu banyak sebab itu dikatakan orang masuk syurga dengan rahmat Tuhan. Jika atas dasar amalan hamba walaupun menggunung tidak mungkin selamat. Tuhan bagi jalan keluar dengan rahmatnya yang amat luas. Seorang hamba masuk syurga bukan kerana ibadah tetapi rahmat Tuhan. Rahmat Tuhan itu beribu-ribu. Contohnya, kita buat dosa itukan bahaya. Tapi bila kita mengeluh dengan dosa, itu rahmat. Ertinya, Tuhan berkata jangan buat dosa. Itu tidak mungkin berlaku kerana kita sentiasa buat dosa. Tapi bila kita terbuat dosa, kemudian mengeluh tentang dosa, di situ ada rahmat Tuhan.

Contoh lain, makan dengan orang soleh dan ulama ul amilin itu rahmat. Tolong orang susah juga rahmat. Mungkin nanti dia doakan kita. Untuk atasi susahnya untuk mendapat amalan yang ikhlas dan keredhaan Tuhan itu, Tuhan bagi banyak jalan untuk mendapat rahmat Tuhan. Kita tolong orang berjuang sedangkan kita tidak mampu, di situ juga ada rahmat Tuhan. Banyakkan selawat itu rahmat sebab Rasulullah SAW akan syafaatkan walaupun tidak khusyuk. Oleh itu, rahmat Tuhan itu bermacam-macam bentuk.

Walaupun dosa yang kita buat berat, tetapi bila datang tetamu, semua dosa itu terhapus. Ia seolah-olah najis yang menggunung hendak dibasuh dengan segelas air. Tuhan beri rahmat-Nya. Sebab itu mesti cari rahmat Tuhan. Zaman Rasulullah kalau rumah yang tidak pernah diziarahi tetamu, Rasulullah tidak mau masuk sebab rumah itu tidak ada rahmat Tuhan sebaliknya di dalam kutukan Tuhan.

Kita dimasukkan syurga atas dasar rahmat dan masuk neraka kerana keadilan Tuhan. Tetamu yang datang merupakan penghapusan dosa. Kalau kita hendak harapkan amal ibadah yang kita buat, tidak mampu hendak masuk syurga. Carilah rahmat Tuhan, walaupun perkara itu nampak kecil. Ada orang yang dimasukkan ke dalam syurga kerana memberi anjing minum air di padang pasir.

Orang yang sibuk bekerja tetapi tidak dapat buat perkara-perkara sunat seperti wirid zikir, kemudian susah hati pula, itu lebih baik daripada orang yang berwirid zikir tetapi tidak susah hati. Tuhan akan beri rahmat untuk orang yang tidak dapat wirid tetapi susah hati. Orang yang amal ibadah banyak pun jika tidak ada rasa takut, itu lebih bahaya daripada yang kurang beribadah tetapi takut. Kadang-kadang tukang masak lebih selamat. Kalau Tuhan takdirkan kita boleh beribadah, boleh buat itu dan ini, apalah kita hendak bangga. Kita tetap hamba. Janganlah hendak berlagak sombong. Walaupun kita nampak megah tapi tidak ada apa yang hendak dibanggakan kerana kita hanya seorang hamba yang dhoif. Semuanya bergantung kepada kepada pemberian Tuhan.

Tafakkur adalah digalakkan kerana waktu itulah kita dekat dengan Tuhan. Kadang-kadang solat pun tidak mendekatkan hati kita dengan Tuhan. Waktu hendak tidur jika kita bertafakkur, hati lebih menggelupur takut dengan Tuhan dan lebih dekat dengan Tuhan daripada waktu bertahlil. Kadang-kadang waktu bertahlil pun hati tidak dekat dengan Tuhan. Oleh itu, di mana ada ruang dan peluang untuk rebut rahmat Tuhan, berbuatlah sekalipun amalan itu hanya kecil pada nilaian zahir. Ini adalah kerana jika Allah ikhlas amalan kita yang kecil itu, di situlah padangan dan keredhaan untuk kita yang bakal menyelamatkan kita di akhirat kelak.

“artikel ini bagus banget. Tentu ia adalah buah fikiran dari seorang manusia pilihan Tuhan..bagus banget..moga2 Tuhan berikan kta kmampuan u boleh berbuat seperti yng ad di artikel ini, dgn berkat kekasih Tuhan tentunya.., aku yakin bahwa kebenaran itu 1, ia datang dari Tuhan dn pstinya ia diterima oleh fitrah manusia, kalau pun ada yng menolak b’arti ia menyangkal fitrahnya sendiri sbgai seorang hamba Tuhan. Ga ad dimanapun, siapa pun, kapanpun, hamba Tuhan yng ga perlu atau ngerasa ga kangen dngn Tuhan, kta semua rindukan Tuhan, tapi nafsu dn syaitanlh yng menghalang kta..

Thnkz ASZ-ku…. Makasih, makasih, makasih….”

menghargai Rasulullah...

siapa Rasulullah SAW?  manusia paling agung, paling bertaqwa, paling sabar, paling berkasih sayang, paling pemurah, paling pemaaf di sepanjang zaman... siapa yang menjadi pendampingnya? tentulah manusia yang juga luarbiasa, wanita pilihan Tuhan. Sydtna Khadijah, r.a, wanita tangguh luarbiasa, pengorbanannya atas segala apa yang ia miliki demi cintanya pada Allah dan RasulNya. kekuatan hati seorang Siti Khadijah melebihi 3x kuatnya seorang hati lelaki biasa. bahkan ketika beliau akan wafat, beliau berpesan kepada para sahabat, agar kalaulah nanti diperlukan alat-alat untuk membntu perjuangan Islam, ia membolehkan tulang-tulangnya digunakan untuk hal itu.. canggihnya pengorbanan yang seperti ini..kita? cinta antara Rasulullah dan Siti Khadijah bukan macam cinta antara sepsang suami istri biasa yg bukan Nabi ataupun Rasul, atapun wali Allah. tetapi cinta yang berdasarkan Tuhan dan ada cita-cita besar kepada perjuangan Islam, mereka menikah bukan kerna tuntunan nafsu, tetapi demi untuk melanjutkan bara api islam agar tetap terjaga dan kemudian lahirlah anak-anak yang suci dari dua orang manusia pilihan Tuhan, yang akan melanjutkan perjuangan kedua orang tuanya.

karena cinta atas dasar Tuhan itulah, Rasulullah sanggup menikahi janda-janda tua, dan berpoligami dengan beberapa wanita. bukan kerna nafsu! sangat jahatnya kita ni kalau kita beranggapan Rasulullah menikah dengan beberapa wanita adalah kena nafsu. artinya kita telah meremehkn wakil Tuhan. Nabi Allah. ntah bagaimanalah cara kita bertaubat, kalau sudah orang Tuhan yang dihina. karna kalau sudah begitu, bukan hanya kita tlah menghina Rasulullah, tapi kita telah menyatakan perang dengan Tuhan, ya kan? kerna Rasulullah kekasih Allah, siapa yang menghinanya b'arti menghina Allah, siapa yang membelanya, b'arti membela Allah. bukan masalah poligami atau tidaknya yang patut kita pertikaikan, sangatlah rugi apabila kita bertikai sesama kita umat Islam, karena 1 hal kecil aj. poligami kan hanya satu cabang daripada hukum hakam yang ada dalam islam. yang patut kita besarkan adalah Tuhan yang punya Agama ini, Allah Ta'ala, yang patut kita kampanyekan adalah bagaimana agar kita dapat cintakan Allah dan Rasul, bagaimana Islam yang indah dengan hiasan kasih sayang... sungguh kita rugi betul membuang2 masa u hal yang ga berfaedah, apalah lagi kalau ia sampai jatuh pada dosa, rugi 2x....

poligami tak poligami, bukan itu masalahnya. tapi apakah dengan berpoligami atau tidak, dari situ, mana yang dengan salah satu cara tsb kita bisa dapat Tuhan. adil dalam Islam bukan bagi rata. adil itu meletakkan sesuatu pada tempatnya. dan keadilan yang tertinggi, yang patut kita tuntut pada diri kita ataupun org lain,adalah keadilan pada Tuhan. kita meletakkan Tuhan di tempat yang setingggi-tingginya di dalam hati kita. itu baru adil namanya!

jadi, kalaupun kita tidak setuju dengan poligami, ya sudah, tak perlu kita besar2kan, cukuplah untuk diri kita sendiri. tapi janganlah sampai kita juga menjadi penentang poliami, kerana syariat Tuhan. Tuhan mengizinkan dengan syarat2 dan kondisi tertentu. tidak semua orang sangup poligami. tetapi siapa yang berpoligami, terutamanya wanitanya, ia mendapat jaminan syurga Tuhan. kerna ia telah mampu meletakkan Tuhan di atas suaminya. itu wanita hebat. adapun kelebihan poligami, apabila salah seorang madu org yang berpoligami tersebut berbuat kebaikan, madu2 yng lain akan mendapat kebaikan juga dari pahala madunya tersebut. sebenarnya yang ada dalam Islam itu amatlah Indah, krana ia berasal dari Tuhan dan sesuai dengan fitrah manusia. ini terpulang kepada sjauh mana Islam kita dan sejauh mana hati kita terkait dengan Tuhan. oleh karna itu, carilah mursyid.

tulisan ini sy buat bukan karna ingin mendukung atau menentang salah satu pihak, tapi hanya krn ingin mengajak kita bersama untuk sangat menjaga adab kita pada Rasulullah SAW, manusia paling berjasa dalam hidup kita... mari kita perjuangkan Tuhan, atas dasar cinta dan takut denganNya..

maaf lahir batin...

Tuhanku...

quelque jours dernieres je sais que j'ai fait beaucoup de peches...Dieu, pardonnes moi...

Tuhan....beberapa masa ini, tlah banyak dosa terbuat, taubat dirangkai tapi ku ungkai dia kembali, ku buat kuhancurkan lagi taubatku itu,, kubuat kuhancurkan lagi.. Tuhan, ampunkan taubatku yang palsu, Tuhan maafkan ktidaksungguhan ku terhadapMu, ktidakseriusanku dengan Tuhan dan orangMu..

iringi kejahatan dengan kebaikan, ia dapat menghapuskan dosa.

begitulah pesanan Rasulullah pada kita. tapi, aku rasa ktika berbuat dosa, laju sangat, u menebusnya dengan berbagai kebaikan, dirasakan sangat susahnya, Tuhan.. ktika hati hendak serius dengan Tuhan, ktika hati ingin menginjak2 nafsu dalam diri, syaitan datang dengan penuh semangat, sambil berkata:hey, orang ni mau kembali pada Tuhan, ayo kita halang dia!!! nafsu, kamu ikuti aku ya!! kurang lebih bgitulah rasanya setiap saat hati kita ni menjadi rebutan antara malaikat dan syaitan. hati lah yang akan dipersoalkan di alam kubur nanti, apa y dirasainya itulah y dimintakan pertanggungjawaban.. sedangkan hati kita, siapa yang tau? kita yg punya hati aja blum tentu fham.. hati raja dalam diri, hancur dia, yg lain akan turut hancur.. bgitulah hati.. azas dalam diri insan.. takkan selamat di akhirat kalau tak membawa hati yg selamat.. ga mungkin bisa ky gitu tanpa panduan seorang pemimpin hati. seorang wakil Tuhan. yang mengetahui perjalanan hati manusia, krna kebersihan hatinya yang luarbiasa dengan Tuhan. mursyid yang bertaqwa,,,

Tuhan, rasanya aku dah mendapatkannya.. trimaksih tlah membaginya kepadaku.. kurasakan ia sebgai tampat sharing terbaikkkkk... setianya luar biasa, tiada jemu, jenuh, lelah, pening walaupun curhatku tu keluh kesah..ia malah sebaliknya, membagi jalan keluar, memberi kasih sayang, panduan.. ujian menjadikan trasa manisnya iman dan kesusahan itu...

trimaksh guruku, Fata At Tamimi.. love u soooooo muchhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! je t'aime lah...

don't leave me alone.. ne me laisse pas..jangan tinggalkan aku..!

rintihan hamba pada kasih Agungnya..

Tuhan! Setiap doaku Engkau dengarlah.

* Tuhan memang mendengar setiap rintihan hamba-Nya. Cuma kadang-kadang engkau sendiri yang tidak rasa Tuhan sentiasa mendengar apa sahaja yang terlintas di hati dan fikiran engkau.

Setiap permintaanku Engkau terimalah dengan redha. Setiap rintihanku dengan sebab dosa, hapuskanlah dosaku. Penderitaan jiwaku akan dosa dosa, kasihanilah aku. .

* Tuhan memang menerima setiap permintaan hamba-Nya. Doa itu senjata orang mukmin. Tuhan sangat suka mendengar rintihan hamba-Nya. Terutama hamba-Nya yang berdosa. Ia bagaikan nyanyian seorang kekasih terhadap orang yang dikasihinya. Tetapi pastikan engkau bertaubat atas dosa-dosamu dahulu. Kemudian lakukanlah sedekah untuk menebus kembali kesalahan yang telah dilakukan.

Setiap kesungguhanku bermujahadah Engkau kiralah Walaupun aku lemah, memanglah hamba-Mu lemah, maafkan aku. Kelemahan itu memang sifat hamba Di sinilah dengan rahmat-Mu Engkau maafkan selalu. Atau setidak-tidaknya dengan kemaafan-Mu, Engkau gugurkanlah dosa-dosaku.

Tuhan sangat mengambil kira tentang hamba-Nya. Setiap zarah kebaikan akan dihitung. Begitu juga setiap zarah kejahatan turut akan dihitung. Kesungguhan engkau bermujahadah, berhempas pulas dengan nafsu yang rakus dan ganas, Allah tahu dan akan menilai semua itu. Jika kita mengaku diri kita lemah, itulah sifat kehambaan namanya. Di situlah letaknya kasih sayang Tuhan. Dia mahu kita rasakan kita tidak punya apa-apa. Dan tidak ada kuasa apa-apa. Semuanya berjalan atas kehendaknya jua. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Dosa dengan Tuhan, mudah bagi Dia untuk ampunkan tetapi dosa sesama manusia mesti diselesaikan di dunia lagi.

Aku bukan gembira dengan dosa-dosa yang aku lakukan. Tidaklah pula aku bangga dengan kebaikan yang aku buat. Apa yang berlaku itu ada maksud dari-Mu. Dengan dosa disuruh dukacita, begitulah sifat hamba. Dengan kebaikan disuruh bersyukur, kerana itulah anugerah kepada hamba.

Sepatutnya kita merintih bersungguh-sungguh atas dosa-dosa yang dilakukan. Menangis membasahi pipi seperti orang-orang soleh zaman dahulu. Engkau patut irihati pada mereka yang merintih pada Tuhan bersungguh-sungguh sehingga adakalanya airmata itu menitis ke bumi. Mereka merasakan kebaikan yang mereka lakukan adalah milik Tuhan. Ia berlaku kerana Allah yang mengkehendakinya begitu. Manusia tiada daya dan upaya tanpa keizinan Tuhan. Bersyukurlah jika dapat berlaku taat di kala orang lain ramai yang masih ingkar pada Tuhan.

Pimpinlah aku selalu di dalam kehidupan ini. Kerana kehidupan di dunia selalu sahaja menipu. Kalau Engkau tidak pimpin aku tidak ada ertinya hidup ini. Dan kecundanglah aku di akhirat sana.

* Allah akan menjadi pemimpin bagi orang-orang bertaqwa. Tuhan akan ajarkan engkau berbagai ilmu jika engkau mengejar taqwa. Engkau akan selamat jika engkau mengejar taqwa. Taqwa itu ialah engkau kekalkan rasa bertuhan dan rasa kehambaan di dalam jiwamu setiap ketika walau di mana jua. Engkau akan dipimpin Tuhan menuju jalan-Nya dalam mencari keredhaan Dia di dunia dan Akhirat

>thanks Abuyaku...

Manusia- manusia ber-iman ajaib y dirindui Rasulullah..
Siapakah yang paling ajaib imannya
Rasulullah bersabda :sebuah thoifah akhir zaman
Datang sesudah kewafatanku
Tidak pernah berjumpa denganku
Tapi sangat mencintai diri ku
Melebihi anak dan ibu bapa mereka
Rindu oh rindunya aku pada mereka
Ya rindunya aku pada merka
Wahai Abu Bakar, tidakkah kamu juga merindukan mereka
Sedangkan mereka sangat merindukan diri kamu
Karena kamu sahabatku.......
Mereka adalah ikhwanku saudara-saudaraku
Sedangkan kamu sahabat-sahabatku
Berbahagialah orang yang bertemu denganku dan beriman denganku
Berbahagialah 7x orang yang tidak bertemuku
Tetapi beriman denganku
Ikhwanku ganjil di kalangan umum mukmin
Kerana mengikut cara hidup para Siddiqin
Berakhlak dengan akhlak nabi-nabi
Berjuang bak tentara Badar untuk kebangkitan kedua
Al Mahdi dan Fata Tamimi bersama dengan jemaahnya
Mereka adalah para ikhwan di akhir zaman
Jika kamu sudah mendengar tentang mereka
Datangilah dan berbaiahlah
Sekalipun kamu terpaksa merangkak di atas salji
Berbahagialah orang yang bertemu denganku dan beriman denganku
Berbahagialah 7kali orang yang tidak bertemuku tapi beriman denganku

ce Ramadhan....

Dieu...

Dieu, permettes moi a ce Ramadhan avant de Syawal pour rencontrer l'homme qui j'adore beacoup... l'homme que Tu aimes... sauves-moi avec lui... Le Fata At Tamimi... T_T

j'espere bien... que ce sera resussi... je le manque...!!! :'(

je ne sais pas comment je peux gagner Ta Grace, si je ne le rencontre....

jelang Ramadhan...

Tuhan,... telah sering aku mendengar tentang kebesaran bulan Ramadhan

Di dalam Alqur’an dan sabda Junjungan, hanya aku yang sering melupakannya

Di bulan yang mulia ini, laut pengampunanMu tiada bertepi

Rahmat dan nikmatMu tiada ternilai

Syurga terbuka dengan seluasnya

Tuhan, aku sadari kelemahan diri ini

Yang tidak istiqomah dalam beribadah

Ramadhan berlalu ibadah pun berkurangan

Begitulah diriku yang selalu lalai

Semoga di Ramadhan kali ini

Dapat aku perbaiki kelemahan diri

Akan aku coba mendidik nafsuku

Agar subur kehambaanku terhadapMu

Lailatul qadar pasti menjelma

Buat mereka yang menunggunya

Para malaikat merendahkan sayapnya

Meratakan rezki tuk semua

Bimbinglah aku menuju jalanMu

Tingkatkan iman dan taqwaku

Agar baktiku tetap padaMu

Biarpun Ramadhan telah berlalu..

Abuya Fata At Tamimi...

"diam tu ibadah... ->minda Mursyidku

Diam orang mukmin itu ibadah,
Ibadah tanpa perbuatan,
Ibadah rasa,
Ibadah ini tidak meletihkan,
Kadang-kadang ibadah ini lebih baik daripada ibadah sunat,
Yang hatinya didalam kelalaian,
Macamana orang mukmin itu diamnya menjadi ibadah?
Kadang-kadang memikirkan dosanya,
Kadang-kadang memikirkan apa kebaikan yang nak dibuat,
Kadang-kadang memikirkan nak menolong kawan,
Kadang-kadang dia terasa kebesaran Tuhan,
Atau dia meniatkan, dia diam itu,
Tidak mahu bercakap yang bukan-bukan,
Kadang-kadang dia diam itu, kalau dia bercakap,
Takut dia melakukan kesalahan,
Seperti dia mengumpat atau,
Kalau dia bercakap, takut-takut menyakiti hati orang,
Atau dia diam itu, menghormati percakapan orang,
Mungkin orang itu bercakap baik dapat pengajaran,
Atau dia hendak mengenal orang yang bercakap itu,
Baik atau jahat,
Dia biarkan saja orang itu bercakap,
Dan mendengar sahaja,
Kerana nak mengenal orang itu,
Kadang-kadang dia diam itu memikirkan dosa-dosa yang lalu,
Ataupun kecuaian dan kelalaian,
Yang telah dibuat, supaya dia bertaubat,
Ataupun mengingatkan ilmu pengetahuan,
Ataupun pengetahuan yang dilupakan datang semula ingatan,
Itulah yang dikatakan oleh pepatah Melayu,
"Diam-diam ubi berisi"
"Diam-diam tong kosong"
Atau "diam-diam tong penuh berisi kekotoran"
.

Mursyidku Al Fata At Tamimi

cintaiLah Tuhannnnn....

Ya Allah Anta Ilahi (Ya Allah Engkaulah Tuhan...)

Ya Allah Hafizi ( Ya Allah Engkaulah Penjaga...)

Ya Allah Anta Habibi ( Ya Allah Engkaulah Kekasih...)

Anugerahkanlah cintaku kepadaMu

Cintailah Tuhan Pencipta kita Dia adalah sahabat yg setia

Di waktu kapan pun Dia menjaga kita

Tak pernah khianat walaupun sekelip mata

Di waktu kita tidur Dialah yang menjaga

Kemana kita pergi dan dimana berada

Dia bersama kita dimana saja

Tuhan Pemelihara kita

Penjaga yang Maha Setia

Ingatlah seperti Dia tak pernah melupakan kita

Tuhan adalah segalanya untuk kita

Jangan bimbang dan ragu berserah diri kita pada Tuhan

Kita tidak akan dikecewakanNya

Memintalah kepadaNya

Dalam semua hal

Tawakallah kepadaNya

Dia Penjamin kita

Dia.....Yang Maha Kaya, Yang Maha Kuasa

Kawan setia Pembela Sempurna

Cintailah dan bawalah Dia dalam hidup kita setiap masa

Cinta Allah Cinta abadi

Pembawa bahagia yang hakiki

Cintailah dan perjuangkan Dia

Kita akan hidup aman bahagia

- rasa cinta Abuya untuk Tuhan..

mUHaSaBaH................

Apa erti muhasabahtun nafsi ?

Muhasabah nafsi ialah merenung selalu

Menilai dan memeriksa ke lubuk hati

Hati mempunyai gerakan yang tersendiri

Yaitu perasaan-perasaan yang datang silih berganti

Di dalam hati mengikut keadaan dan situasi

Kalau kita tidak peka dan perihatin

Kita pun tidak tahu siapa kita ini

Kita bersifat syaitankah atau hewankah?

Jamadat atau bersifat malaikat?

Muhasabh nafsi bukan melihat atau

meninjau jasad luaran yang mata dapat melihat

kalau perkara luaran yang kita siasat

kita tidak akan kenal diri sendiri

sekalipun kita menyebut-nyebut

mari kita muhasabah diri setiap hari

kalau tidak kenal diri

bagaimana hendak mendidik diri

kalau diri kita tidak dididik bagaimana

mendidik pengikut yang diluar diri

mari kita mengesan perjalanan hati

yang sentiasa berbolak-balik setiap hari

bahkan berdolak-dalik dalam setiap situasi dan detik

kecuali kita nyenyak tidur

perasaan kita terhenti

kecuali nafas saja yang berperanan

kalau tidak, kita mati

kadang-kadang gerak-gerik hati kita

juga boleh dibaca melalui mimpi

mari kita membaca hati kita sendiri

siapa kita sebenarnya

gerak hati syaitan ?

gerak hati haiwan ?

gerak hati malaikat ? atau jamadat ?

diwaktu susah seperti sakit, miskin, kita gelisah

hati tidak senang marah-marah je..tu hati syetan

kita tidak sabar dan tidak redha dengan Tuhan

diwaktu kita kaya, mendapat kekayaan, mendapat keuntungan, hati berbunga&megah

sombong, bakhil, iti hati syetan

jika mencari rezeki dengan tamak, mementing diri, tu hati haiwan

jika mendapat keistimewaan suka dipuji, dikenang, tu hati syaitan

jika orang mendapat kemalangan dan kesusahan tidak terasa apa-apa

samada sedih atau simpati, gembira atau biasa saja, itu adalah sikap jamadat

jika mendapat kekayaan atau ilmu pengetahuan terasa malu dengan Tuhan

takut menyalahgunakan, itu hati malaikat

jika orang mendapat kesenangan

atau keistimewaan, datang sakit hati, jiwa tidak tenang

benci pun datang,hasad dengki menyerang

ini adalah hati syetan

cukuplah dua tiga contoh dan misalan lain yang kita kiaskan

inilah cara muhasabah diri hingga kenal diri sendiri, senang mendidik diri

yaitu perihatin dengan perjalanan hati yang silih berganti

berdasarkan situasi

kalau begitu,  bukan senang muhasabah diri sendiri

sekalipun disebut setiap hari

dijadikan slogan dalam perbualan dan percakapan

kalau bukan dijadikan pengajaran dan didikan

mana ada sekolah dimasa ini menjadikan silabus pengajaran

sekalipun di sekolah Islam

[Abuya Syeikh Imam ashaari Muhammad AtTamimi]

Inilah Janji Tuhan...

TAWARAN TUHAN UNTUK UMAT ISLAM AKHIR ZAMAN...

Rasulullah dapat melahirkan didikannya
Sehingga mereka dipanggil sahabat-sahabatnya,
Sahabat-sahabat itu murid-muridnya, pengikut-pengikutnya,
Setia hidup mati bersamanya,
Maka terjadilah kebangkitan Islam kali pertama yang luar biasa,
Dunia ini Tuhan serahkan kepada mereka,
Islam akan terjadi kebangkitan yang kedua,
Tetapi bukan Rasulullah pemimpinnya
Iaitu pemimpin umat Islam bayangan nabi
Digelar Imam Mahdi,
Murid-murid Imam Mahdi dipanggil Ikhwan dan Asoib
Akan dapat melahirkan watak-watak sahabat,
Secara umum mahupun secara khusus,
Secara khusus seperti watak Saidina Abu Bakar,
Watak Saidina Umar,
Watak Saidina Othman,
Watak Saidina Ali,
Watak sahabat-sahabat yang sepuluh,
Watak sahabat-sahabat yang empat puluh,
Watak sahabat yang tiga ratus tiga belas,
Tetapi sebelum kedatangan Imam Mahdi,
Didahului pemimpin bayangan Imam Mahdi
Yang disebut oleh hadis Putra Bani Tamim,
Atau mujaddid kembar Imam Mahdi,
Diberi gelaran Putra Bani Tamim mengikut lidah nabi,
Dia pemimpin bayangan Imamul Mahdi,
Murid-muridnya akan terjadi,
Watak-watak umum seperti sahabat nabi,
Semuanya akan menjadi pengikut Imam Mahdi,
Ada mempunyai peranan-peranan tersendiri,
Insya Allah kita kalau sampai ke hujung
dijamin Syurga sehingga dosa-dosa mereka
diampunkan kerana bersama Imam Mahdi,
Rebutlah peluang ini,
Kerana ia terjadi hanya seumur hidup sekali,
Iaitu dibawah pimpinan Imam Mahdi,
Kalau umat Islam faham ini,
Mereka akan bersungguh-sungguh mencari
Putra Bani Tamim sebelum Imam Mahdi,
Walaupun terpaksa merangkak di atas salji.

-Abuya Sulthanul Aulia'

Minda Abuyaku...

CARA UNTUK MENGENALI KESUKAAN SESEORANG

Kalau kita nak tahu seseorang itu apa kesukaannya,
Tidak perlu berkenal berlama-lama,
Sekalipun orang itu kita belum kenal dengannya,
Kalau kita berbual-bual dengannya sejam lamanya,
Kita kenal siapa dia,
Kalau boleh biarkan dia bercakap kita mendengar sahaja,
Apa yang dia banyak cakapkan,
Itulah dirinya,
Berdasarkan panduan Rasulullah menyebut
“Kalau seseorang itu suka sesuatu banyak menyebutnya”
Kalau di masa satu jam itu dia banyak bercerita tentang makan minum,
Itulah dia kesukaannya,
Kalau dia banyak menyebut duit dan kekayaan,
Itulah dia jiwanya,
Kalau dia banyak menyebut perempuan,
Itulah hobinya,
Kalau dia menyebut banyak kesusahan
Ertinya dia tidak sanggup menanggung penderitaan,
Kalau orang itu suka menyebut dirinya, kelebihannya
Dan kemampuannya,
Orang itu hidupnya suka orang memujinya,
Kalau orang itu suka menyebut kejahatan orang
Dan keburukan orang,
Orang itu adalah jahat, itu kaki mengumpat namanya,
Kalau ilmu dia suka menyebutnya,
Kalau suka membaca dan beritahu orang itu hobinya ilmu
Atau suka menunjuk-nunjuk ilmu,
Kalau orang itu menyebut Tuhan selalu,
Menyebut-nyebut dosanya, merasa lemah dan bersalah,
Selalu diulang-ulang perkataan itu di dalam perbualannya,
Menunjukan orang itu beragama,
Begitulah seterusnya kalau orang itu berkata
Di dalam perbualannya dengan kita
Banyak menyebut tentang sesuatu perkara,
Itulah kesukaannya,
Begitulah kita kalau hendak mengenali orang,
Sekalipun kita tidak kenal dia,
Kalau kita berjumpa dia dengar sahaja dia berkata-kata,
Cukup sejam sahaja,
Kita kenal siapa dia.

-ilmu hikmah Sheikh Imam Ashaari Muhammad AtTamimi-

keindahan seorang wanita

KEINDAHAN DAN KECANTIKAN SEORANG WANITA
_La Beaute reel d'une femme_

Malu pada seorang wanita itu sebenarnya di situlah letaknya keindahan
dan kecantikannya
Bersopan santun, berakhlak mulia, maruahnya dijaga kerana ia adalah harga dirinya
Pandai bergaul tapi tidak bebas dan terbabas
Pakaiannya kemas tapi tidak menampakkan terlalu mewah atau menunjuk-nunjuk dan tidak pula terlalu rendah mutunya kecuali tidak ada
Berbudi bahasa, peramah dan mesra, tapi tidak mengada-ngada
Auratnya dijaga tidak didedahkan kepada yang bukan muhramnya
Matanya selalu ditundukkan terutama kepada laki-laki ajnabi kecuali perlu sahaja
Bahasa bersahaja, mengikut fitrah semulajadinya, tidak dibuat-buat atau mengada-ngada
Percakapannya dijaga, tidak menyindir-nyindir atau mengata-ngata orang
atau memuji-muji diri dan keturunannya
Suaminya dihormati dan ditaatinya, keluarga suaminya dimuliakannya
Berkasih sayang dan berlemah lembut dengan anak-anaknya tetapi tidak terlalu dimanja dan dimewah-mewahkan
Rajin bekerja dan mengemaskan rumahtangga budaya hidupnya
Beribadah dengan Tuhan tidak diabaikan bahkan istiqamah ibadahnya
Jiran dan kehormatan jiran sangat dijaga, macam menjaga keluarganya
Ketika berjalan jauh bersama muhramnya atau bersama 3 orang wanita
yang boleh dipercaya
Tidak tamak, tidak bakhil, sentiasa baik sangka  dengan suaminya
Apatah lagi cemburu dan prejudis dengan suaminya tidak ada di benak kepalanya
Jika suaminya susah, sanggup bersama-sama susah dengan suaminya
Tidak suka meminta-minta dengan suaminya kecuali terlalu perlu sahaja
Tidak suka bertanya-tanya suaminya ketika balik, “Abang ke mana? Dari mana?
Buat apa di sana? Mengapa lambat balik?”
Suaminya balik disambut dan dilayan dengan baik
Di waktu itu dia tahu dan faham apa keperluan suaminya
Hingga sikapnya itu suaminya senang, tenang, terhibur dan lapang fikirannya
Tidak meninggikan suara dengan suaminya, kalau dia bersalah cepat meminta maaf dengan suaminya
Kesalahan dan kesilapan suaminya dilupa-lupakan sahaja
Tidak mengungkit-ungkit suaminya, sekalipun di waktu dia tidak senang
dengan suaminya
Itulah kecantikan dan keindahan seorang wanita
Manalah hendak kita cari wanita semacam ini sekarang

-khazanah Minda Al Fata AtTamimi-

Tuhan Isytihar Perang..

Di akhir zaman ramai manusia yang pandai-pandai

Mereka pandai, dipandaikan oleh Tuhan

Tetapi mereka melupakan Tuhan

Orang yang melupakan Tuhan, dirinya menjadi Tuhan

walaupun tidak dilafazkan

maka Tuhan isytihr perang terhadap mereka yang pandai tetapi melupakan Tuhan

Tuhan hantar tentera angin untuk memusnahkan

Tuhan hantar tentera air untuk merosakkan

Tuhan hantar tentera gempa untuk menghancurkan bangunan

Tuhan hantarkan tentera yang sangat halus yang dikatakan kuman

Tentera kuman ini lebih memusnahkan mereka

Yang sudah melupakan Tuhan

Tentera ini tidak memusnahkan bangunan

Tetapi memusnahkan insan

Melalui tentera-tentera kuman ini, lahirlah penyakit-penyakit :

HIV, AIDS sakit jantung, kencing manis, barah, paru-pru berair dan lain-lain

Yang menakutkan dan mematikan

Datang lagi tentera-tentera Tuhan

Selesma burung (flu burung) namanya yang sangat menakutkan

Tuhan arahkan tentera nyamuk memusnahkan manusia, pnyakit "denggi" (DBD) namanya

Yang lebih cepat manusia terkorban

Dimana kepandaian manusia nak melawan kepandaian Tuhan??

Dimana kuasa manusia nak melawan kuasa Tuhan??

Tentera ini ia menyerang tidak mengenal bangsa

Bangsa yang kuat macam Amerika turut kena serang

tetapi tentera Tuhan ini mereka tidak dapat menghalang

Setiap hari manusia yang pandai-pandai pening kepala

Bila berhadapan dengan tentera Tuhan

Sekarang ini manusia di dalam ketakutan

macam tentera Tuhan menyerang

mereka tidak dapat melawan

Tapi manusia belum lagi insyaf dan surrender kepada Tuhan

mereka cuba cari jalan

Untuk mengatasi serangan Tuhan

Tapi makin mereka cari jalan mengatasi

maka tentera Tuhan makin galak menyerang

Keadaan ini Tuhan terus menyerang

menghantar tentera dengan berbagai-bagai jenis

yang tak dapat dihalang

Hingga lahirlah Imamul Mahdi

Orang simpanan Tuhan untuk akhirzaman

Barulah Tuhan meredakan terhadap insan

_Wali Agung Sheikhil Imamil Ashaari Ibni Muhammad AtTamimi_...

Ingatan dari Tuhan..

TUHAN BERI PERINGATAN, MANUSIA MASIH BELUM SADAR....

Saya terlebih dahulu mengucapkan takziah dan rasa simpati yang amat dalam kepada seluruh korban yang meninggal dan menderita akibat Tsunami kedua ini. Saya doakan kematian itu adalah husnulkhatimah bagi yang muslim. Kepada yang masih hidup moga-moga mendapat ketenangan di dalam ujian Tuhan. Sebenarnya Tuhan bermaksud baik dengan Tsunami yang ditaqdirkan-Nya itu. Sekiranya kata-kata ini dan ulasan saya menyakitkan hati pembaca, saya mohon ampun dan maaf. Kebenaran itu sekalipun pahit wajib diperkatakan.

26 Desember 2004 adalah ketibaan Tsunami I di mana seluruh dunia terkejut dengan Tsunami yang mempamerkan diri yang maha dahsyatnya, amat mengerikan dan cukup menakutkan. Mayat-mayat bergelimpangan sepanjang Asia oleh sentuhan 10 menitnya! Tiba-tiba saja marah, meledak, menyerang, mengamuk, menggelepur hingga memusnahkan harta benda, mencacatkan manusia dan Tsunami, sebuah universitas baru muncul yang sangat mengajarkan manusia agar takut dengan Tuhan. Perasaan takut dengan Tuhan sebenarnya adalah ‘degree’ yang sangat diperlukan setiap insan. Mengapa?

Sebab logiknya begini. Seorang hamba di istana raja yang paling beruntung ialah hamba yang paling takutkan dan cintakan rajanya. Betul tidak? Dan sesungguhnya seorang hamba Tuhan yang menumpang di bumi-Nya yang paling akan berbahagia ialah yang paling takutkan Tuhan. Selain karena ia akan berjaya mematuhi segala undang-undang bilamana ia begitu berhati-hati dan takut yang menyebabkan Tuhan paling sayangkannya adalah karena ia merujuk kepada kata-kata Tuhan itu sendiri.

Kenapa Tuhan datangkan Tsunami kedua pula? Kita bertanya langsung dengan Tuan yang empunyanya, mengapa Tsunami II dilepaskan, Tuhan pun menjawab, alam kalau mau menguburkan sesuatu kaum dan bangsa akan memulakannya dengan menggoncang kuasa politiknya, menjatuhkan ekonominya lalu akhirnya didatangkanlah bencana besar yang mampu menjungkitbalikkan penduduknya, maka hancurlah mereka.

Firman Allah SWT:

Maksudnya: “Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibu kota seorang Rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka. Dan tidak pernah pula Kami membinasakan kota-kota kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.” (Al Qashash: 59)

Dari Tsunami I, kita patut berterima kasih karena mengajarkan kita arti hidup. Kita seharusnya sudah berasa insaf dengan didikan Tsunami I. Kita seharusnya sudah mengubah kehidupan kita kepada satu hala tuju yang benar-benar menjadi destinasi hidup. Penangan Tsunami pertama sekalipun cuma 10 menit, cukup untuk membuatkan manusia mampu berkata:
“Tuhanku, kalau beginilah sudahnya, aku tiada pilihan melainkan menjadikan hidup semata-mata untuk mencari keredhaan-Mu dan keampunan-Mu. Aku sangat takut dengan kemurkaan-Mu yang tidak mampu dihalang walau oleh sebuah kuasa dunia. Aku takut dengan Neraka-Mu. Ya Allah, selamatkan aku!”

Tapi wahai Tsunami Tuhan, ramai manusia yang tidak suka denganmu. Mereka marah-marah dengan berbagai kata nista melalui belragai bahasa, gaya dan iramanya. Kritikan dan kebencian padamu terasa sekali dan begitu jelas di dada-dada media. Mereka menilaimu jahat dan tak berguna sama sekali. Namun ketahuilah dan percayalah bahwa ramai yang akur padamu.

Wahai Tuhan, tuan punya Tsunami II; izinkanlah saya menilai Tsunami-Mu begini:
Tsunami II juga tidak bersalah sedikit pun. Masa kan Tuhan bersalah? Sesungguhnya Tuhan Maha Adil, Sangat Pengasih Penyayang, Maha Lemah Lembut dan Sopan Santun sekali. Tuhan lahirkan setiap hamba-Nya ke bumi dengan nama-Nya yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Cuma si hamba tidak perasan agaknya bahwa dia tercipta dari sebuah kasih sayang yang teramat besar dari Penciptanya. Kalaulah manusia tahu perihal cinta Tuhan ini, tentunya dia tidak sanggup melupakan Tuhannya itu setiap saat nafasnya. Oksigen yang dihirup setiap saat itu adalah kiriman kasih sayang dari Zat Tuhan kepada hamba-Nya. Sepatutnya hidupnya akan dihabiskan untuk Tuhannya itulah semata-mata. Tapi sayang manusia mensia-siakan cinta itu dan marah bila Tuhan menarik cintanya.

Sayang manusia tidak diajarkan itu semuanya, bahkan dia hidup pun dalam keadaan tidak tahu di manakah Tuhan itu hendak diletakkan dalam hidupnya. Jadilah Tuhan itu kadang-kadang ada, kadang-kadang tiada, kadang-kadang perlu, kadang-kadang tidak perlu bahkan kadang-kadang percaya, kadang-kadang tidak percaya. Boleh saja manusia mengkritik Tuhan dan dikatakanlah Tuhan itu sesuka hatinya.

Wahai Tuhan kepada Tsunami II,
Maka demi tanggungjawab dan demi kasih sayang-Mu, Engkau sudah memberi peringatanMu kepada mereka dengan Tsunami I, baru dua tahun lalu tetapi mereka masih tidak takut pada-Mu. Kau perkenalkan diri-Mu dengan Tsunami I tetapi mereka macam biasa-biasa saja. Maka untuk itu, dibuat kejutan lagi agar manusia sadar dan kembali kepada-Mu. Adillah sungguh perbuatan tunjuk kuasa oleh-Mu Tuhan kepada makhluk yang sudah tidak kenal kasih sayang-Mu karena hidup yang tidak kenal diri dan tidak kenal Tuhan itu lebih bahaya dari kematian yang bergelimpangan.

Kalau manusialah ada orang yang sudah diberi surat amaran tetapi masih lagi tidak membuat apa-apa perubahan, maka sudah tentu diberhentikan kerja serta-merta. Peringatan 24 jam buang kerja. Tapi Tuhan Maha Sabar tunggu dia beri peringatan lagi dua tahun baru bertindak. Sebab Tuhan sifat-Nya tidak tercabar.

Sesungguhnya Tuhan tidak bersalah dengan Tsunami I dan II dan sesiapa pun tidak patut dipersalahkan. Kuasa Tuhan itu bila Dia hendak jadikan sesuatu janganlah dikesalkan karena tidak ada siapa pun mampu menghalangnya. Tujuannya bukan untuk menganiaya, cuma untuk membuatkan kita manusia sadar bahwa kita yang menzalimi diri sendiri.

Sebagai contoh, Tuhan hendak takdirkan hujan berlaku tanpa dapat dikesan oleh pusat ramalan hujan. Maka Tuhan lakukanlah kejadian-kejadian kepada manusia-manusia di pusat kaji cuaca itu yang membuatkan mereka tidak mampu mengesan hujan yang akan turun itu. Di hari lain Tuhan hendak takdirkan pula hujan turun dan dapat dikesan oleh manusia. Maka berlakulah dengan izin Tuhan, pusat ramalan boleh mengesan hujan yang akan turun.

Artinya turunnya hujan dan dapat mengesan atau tidak dapat mengesan itu semuanya berlaku dengan kuasa Tuhan. Janganlah hendaknya orang Islam beriktikad bahwa kejadian Tsunami itu kerja Tuhan, tapi manusia tidak boleh mengesan lebih dahulu itu bukan kerja Tuhan. Seolah-olahnya dia berfikir manusia ada kuasa untuk menentang kuasa Tuhan karena kuasa manusia itu bebas dari kuasa Tuhan. Dengan kata lain kalaulah manusia tidak tersilap pada hari itu nescaya kerusakan oleh Tsunami I dan II tidak begitu besar. Iktikad itu salah sekali. Berbagai-bagai usaha dibuat manusia untuk mengesan agar bencana Tsumani II dapat dikesan lebih awal untuk mengelakkan kehilangan nyawa manusia namun kita perlu ingat bahwa usaha-usaha yang Tuhan perintahkan itupun adalah tertakluk pada kuasa dan keizinan Tuhan. Takkan pula kita berfikir bahawa kuasa untuk berusaha yang ada pada manusia itu di luar kuasa Tuhan. Waliyazubillah.

Tsunami adalah hadiah terbaik untuk zaman ini. Hadiah yang cukup tinggi nilai-nilai kebaikan, yang cukup menguntungkan sekiranya pandai dimanfaatkan.

Kematian dan bencana yang begitu banyak dan besar adalah patut. Sebab setiap yang hidup perlu mati. Cara mati adalah sesuatu yang tidak boleh dirancang. Sebagai hamba, kita hanya kena setuju dengan keputusan Tuhan untuk mematikan kita bila dan bagaimana. Kalau takdirnya nanti kita mati dalam laut dan tidak boleh dijumpai, siapa pun tidak boleh persalahkan sesiapa. Mahkamah pun tidak boleh digunakan. Nanti bila dunia dikiamatkan, lagilah tiada siapa boleh uruskan mayat siapa-siapa. Semuanya keputusan muktamad Tuhan yang tidak boleh tidak. Moga-moga manusia faham tentang Tuhan ini. Moga-moga manusia boleh berfikir begini:

“Rupanya Tuhan itu sangat sabarnya sehingga 40 tahun sekali baru dihukum hamba-hamba-Nya yang tidak kisah dengan-Nya. Sedangkan kekasih-kekasih-Nya, para Nabi dan para Rasul selalu kena ujian yang teruk. Jadi kalau aku tidak boleh terimalah hukuman yang satu ini, jahat sungguhlah aku ini dan jauhlah dari menjadi kekasih Tuhan. Tentu marah lagilah Tuhan dengan aku dan manusia-manusia seperti aku ini.”

_Sheikh Imam Ashaari Muhammad AtTamimi_

Mawaddah dn piala dunia?

Abuya,,,,

Abuya Sheikh Imam Ashaari At-Tamimi, chairman Rufaqa' Corp.Sdn.Bhd mengutuskan anak2 didiknya Mawaddah yang berjumlah kurang lebih belasan orang, tuk promosikan Tuhan melalui sajak-sajak Ust. Ashaari Muhammad yang dinasyidkan oleh tim nasyid Mawaddah, di Eropa...
sungguh suatu hal yang amat berlainan sekali, pada saat orang-orang sibuk dengan piala dunia di jerman, Mawaddah hadir di Jerman untuk menghiburkan manusia melalui nasyid2 yang mengajak manusia untuk kenal, cinta dan takutkan Tuhan.. bukan sekedar itu, bahkan anak-anak Abuya yang masih kecil lagi, Fathiyah dan Mubarokah, mereka dapat tampil di hadapan banyak orang di Jerman sana untuk mengenalkan manusia kepada Allah Cinta Agung..
sesungguhnya apa yang diperlukan manusia pada hari ini adalah pemimpin piliihan Tuhan yang dapat membawa manusia kembali kepada Allah Ta'ala, Tuhan Yang Maha Agung.. selagi manusia tidak kenal dengan pemimpin pilihan Tuhan, selama itu pula masalah di dunia ini tidak akan terselesaikan.. karena hanya dengan pemimpin sejati penghubung antara manusia dan Tuhan tu lah kita dapat selamat sampai pada Tuhan, dan dapat menjadi negara aman makmur yang mendapat keampunan Allah.
baiknya Tuhan masih sadarkan kita lagi di dunia ni, gempa yang Tuhan antar ke jogja, kebocoran gas dan adanya lumpur yang terjadi di jawa Timur, semuanya bukan Tuhan datangkan begitu saja, tentu ada yang Tuhan mau sadarkan kita dari tentara-tentara yang Tuhan kirim itu... marilah kita merujuk kepada pemimpin, mujaddid yang Tuhan telah utus ia untuk menjaga bara api Islam, dialah Al Fata AtTamimi, Abuya Sheikh Imam Ashaari AtTamimi, ia lah yang akan membangunkan kebangkitan Islam kali kedua, yang tidak lama lagi, ini janji Tuhan melalui lidah Rasulullah.. siapakah lagi yang lebih menepati janjinya selain Tuhan?
Maha Suci Tuhan daripada berdusta..

ketika Abuya ingin sekali cinta mencintai dengan Tuhan...

Ya ALLAH
Engkau kenalkan bahwa Engkau adalah Tuhan,
aku bangga Ya ALLAH Engkau adalah Tuhanku

aku sembah Engkau selalu tidak jemu jemu
janganlah masukkan ke dalam hatiku jemu menyembahMu

Ya ALLAH
aku redha Engkau adalah Tuhanku
jangan Engkau tukar redhaku kepada selainMu
aku harap engkau juga redha denganku
redha - meredhai lah kita berdua hingga bertemu

Ya ALLAH
aku berlindung dengan Engkau dari ber Tuhan kan selainMu
Engkau sudah cukup bagiku sebagai Tuhan
memiliki Engkau aku merasa bahagia
jangan Engkau jadikan aku memilki selainMu

Tuhan
karena kelemahanku, aku tidak dapat mencintaiMu, tapi tidak benci
walaupun begitu, jangan pula Engkau tidak mencintai aku
aku coba mencintaiMu Tuhan
tapi belum menjadi kenyataan

dengan RahmatMu Tuhan
anugerahkanlah rasa cintaku kepadaMu
dan juga cintaMu kepadaku
kuharap kita cinta - mencintai
kita berdua cinta - mencintai biarlah kekal abadi
hingga bertemu

i

nilah rasa hati Abuya terhadap Tuhan.. yang teramat sangat hanya menginginkan cinta Tuhan saja, Abuya ingin Tuhan lah yang ada di dalam hati Abuya,,, maka patutlah karena rasa hatinya yang begitu rupa, Abuyaa dapat buat sajak macam ni... kita ni? yah masih sekedar senang saja dengan sajak yang dinasyidkan oleh mawaddah ni... belum lagi cinta dengan Tuhan..

karena cinta Tuhan tak sama dengan cinta makhluk.. cinta Tuhan artinya kita sanggup kena uji.. begitulah, karena Tuhan hendak bagi balasan pada kekashNya itu di akherat bukan di dunia.. begitulah kalau kita faham dengan kerja Tuhan,, tentu kita akan terhibur dengan segala kesusahan y menimpa diri kita... ampun Abuya.. Tuhan,,

rasa hati Abuya....

RASA HATI ABUYA

Hatiku tidak susah diwaktu aku dihina

Aku tidak bersedih di waktu aku menderita

Aku tidak sedih diwaktu aku disisih

Jiwaku tidak menderita

Ketika aku ditohmah dan difitnah

Aku tahu itu semua penghapusan dosa

Tapi aku sedihkan dosa-dosa  yang aku lakukan

Orang yang sepertiku ini

Sudah pasti tidak terlepas dari padanya

Yang aku sedihkan kesalahan dan kesilapanku

Akan dosa-dosaku

Itu setiap hari memburuku

Aku takut pintu syurga tertutup buatku

Pintu neraka terbuka untukku

Aduh Tuhan, tidak ada erti ke